Kamis, Oktober 22, 2009

Penyempitan Syaraf Ke-7 (Bell’s Palsy)

Hmm,, kali ini aku menemukan artikel yg bagus banget nieh.. Baca ya!!
APA ITU BELL’S PALSY? Bell’s Palsy (Facial Palsy) adalah kelainan di mana syaraf wajah (dikenal dengan sebutan Syaraf Ke-7 atau Cranial Nerve, yaitu syaraf yang mengontrol pergerakan wajah. Posisinya berada sekitar 1 jari di depan telinga kiri / kanan Anda) tidak berfungsi dengan baik / kaku / paralize. Akibatnya salah satu bagian wajah seperti tertarik / mencong. Penyakit ini biasa terjadi di kota atau negara bersuhu dingin.

Selain itu, kelainan ini dapat menyerang pada orang-orang yang :

1. Terlalu lama berada di dalam ruang ber-AC.

2. Terkena semburan AC / kipas angin langsung ke wajah.

3. Mengendarai motor tanpa helm yang menutup wajah dengan rapat.

4. Mandi air dingin di malam hari.

APA BELL’S PALSY SAMA DENGAN GEJALA STROKE? Berbeda dengan Stroke (yang sama-sama membuat salah satu bagian wajah mencong / ketarik), Bell’s Palsy hanya menyerang syaraf wajah. Sedangkan fungsi tubuh berjalan normal. Namun ada beberapa kasus di mana Bell’s Palsy menyerang syaraf otak, sehingga ada penderita yang tidak mampu berbicarajelas seperti penderita Stroke. Walau demikian, pikirannya masih sangat jernih dan dia masih dapat berkomunikasi dengan cara menulis.

Jika Anda terkena Bell’s Palsy, segeralah berobat ke Rumah Sakit. Maksimal 2 hari setelah Anda mengalami kelainan itu. Jika tidak, syaraf yang kaku dapat mengganggu otak yang menyebabkan penderita lumpuh. Selain itu , wajah yang kaku akan semakin sulit dikembalikan ke bentuk asalnya. Pengobatan yang disarankan dokter adalah fisiotherapy, di mana wajah penderita akan dikompres dengan lampu sinar dan diberi kejutan listrik di sekitar wajah. Namun Anda bisa juga menggunakan alternatif pengobatan lain, seperti akupuntur. Asal saya sarankan untuk tidak mencampur pengobatan fisioterapi dan akupuntur di waktu bersamaan. Saya dengar kabar ada seorang penderita yang wajahnya kaku total karena mencampur kedua pengobatan itu. Waktu pengobatan cukup lama. Baik fisioterapi maupun akupuntur bisa 2-3 bulan baru sembuh, bahkan ada penderita yang hingga tahunan diobati tidaksembuh2. Semua itu tergantung dari ketelatenan kita dalam berobat.

Jika ingin cepat sembuh, begitu mengalami kelainan, segera ke Rumah Sakit. Dan selama berobat, rutinlah mengikuti sesi pengobatan. PENCEGAHAN Seperti disarankan oleh Dokter Syaraf yang menangani saya, agar Bell’s Palsy tidak mengenai kita, cara-cara yang bisa ditempuh adalah :

1.

Jika berkendaraan motor, gunakan helm penutup wajah full untuk mencegah angin mengenai wajah.
2.

Jika tidur menggunakan kipas angin, jangan biarkan kipas angin menerpa wajah langsung. Arahkan kipas angin itu ke arah lain. Jika kipas angin terpasang di langit-langit, jangan tidur tepat di bawahnya. Dan selalu gunakan kecepatan rendah saat pengoperasian kipas.
3.

Kalau sering lembur hingga malam, jangan mandi air dingin di malam hari. Selain tidak bagus untuk jantung, juga tidak baik untuk kulit dan syaraf.
4.

Bagi penggemar naik gunung, gunakan penutup wajah / masker dan pelindung mata. Suhu rendah, angin kencang, dan tekanan atmosfir yang rendah berpotensi tinggi menyebabkan Anda menderita Bell’s Palsy.
5.

Setelah berolah raga berat, JANGAN LANGSUNG mandi atau mencuci wajah dengan air dingin.
6.

Saat menjalankan pengobatan, jangan membiarkan wajah terkena angin langsung. Tutupi wajah dengan kain atau penutup. Takut dibilang “orang aneh”? Pertimbangkan dengan biaya yang Anda keluarkan untuk pengobatan.

Sebagai catatan :

1.

Wanita hamil berpotensi 3X lebih mudah terkena Bell’s Palsy daripada wanita yang tidak hamil.
2.

Penderita diabetes, perokok, dan pengguna obat-obatan sejenis steroid berpotensi 4X lebih mudah terserang Bell’s Palsy daripada orang lain.
3.

Rata-rata 40.000 orang Amerika setiap tahun menderita Bell’s Palsy.

1 komentar:

Dony Rustandy mengatakan...

INI PERLU KITA KETAHUI DAN KITA SEBARKAN.... PENYAKIT..YANG TANPA SADAR AKAN KITA HADAPIN ATAU SAUDARA,TEMAN, KITA... SEMOGA BERMANFAAT

Poskan Komentar

 

Grey Floral ©  Copyright by Artikel Pendidikan | Template by Blogger Templates | Blog Trick at Blog-HowToTricks